
Pemerintah Nigeria membantah laporan yang menyebut bahwa adanya beras plastik yang dijual di negara tersebut.
Menteri Kesehatan Nigeria Isaac Adewole menyebut bahwa hasil tes yang dilakukan oleh lembaga keamanan pangan tidak menemukan bukti adanya beras dari bahan plastik.
Adewole menyebut bahwa pihaknya akan segera merilis temuan rinci kepada publik soal penyelidikan.
Nemun keterangan berbeda disampaikan oleh kepala bea cukai di Lagos Nigeria Haruna Mamudu. Ia menjelaskan bahwa beras plastik yang ditemukan itu merupakan beras palsu yang dimaksudkan untuk dijual selama musim festival.
Mamudu mengatakan beras itu sangat lengket setelah direbus dan tidak diketahui apa yang akan terjadi jika orang memakannya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: