
Presiden Bolivia Evo Morales mengatakan bahwa ia akan maju dalam pemilu Presiden tahun 2019 mendatang.
Ia hendak maju ke periode ke empat kepemimpinannya kendati referendum bulan Februaru lalu kalah. Referendum itu hendak mereformasi konstitusi negara untuk memungkan Morales maju kembali.
Morales, seorang kiri yang menjabat pada tahun 2006, terpilih untuk masa jabatan ketiga tahun 2014. Dia adalah presiden Bolivia pertama adat dan sekutu utama Venezuela.
"Jika orang-orang mengatakan Evo Morales, saya akan tinggal dengan orang-orang untuk terus menjamin revolusi demokratis dan budaya ini," kata Morales dalam kampanye untuk partai Sosialisme akhir pekan kemarin.
Untuk diketahui bahwa konstitusi Bolivia memungkinkan presiden untuk melayani dua periode berturut-turut, meskipun pengadilan telah memutuskan bahwa masa kepemimpinan pertama Morales yakni dari 2006 hingga 2010, tidak masuk hitungan karena negara menyesuaikan konstitusi baru pada 2009.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: