Keputusan itu diambil Maduro di tengah kekacauan ekonomi yang melanda Venezuela.
Dalam siaran nasional, Maduro mengatakan bahwa negaranya telah menjadi korban dari sabotase internasional. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya kekacauan ekonomi seperti saat ini.
Diketahui bahwa semula, Maduro menetapkan bahwa pekan ini, pemerintah akan menarik uang pecahan 100 bolivar Venezuela dari masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk menghentikan penyelundupan.
Keputusan tersebut telah membuat antrian panjang beberapa waktu terakhir di bank dan ATM, karena masyarakat hendak menukarkan uang mereka.
Selain itu, ribuan toko juga ditutup karena kekurangan uang tunai dan masyarakat diminta untuk mengandalkan kartu kredit atau transfer bank.
Keputusan Maduro itu juga menyebabkan kemarahan di kalangan masyarakat. Ribuan massa turun ke jalan di sejumlah kota, termasuk ibukota Caracas. memprotes langkah Maduro.
Aksi protes berujung pada kekisruhan dengan petugas dan bahkan ada sejumlah kasus penjarahan toko-toko karena massa yang marah sengaja merusak.
[mel]
BERITA TERKAIT: