"Saya tidak khawatir," kata Snowden saat ditanya soap apakah ia khawatir kepemimpinan Trump bisa membuat penahanan dirinya dalam sebuah wawancara yang dimuat
Press TV.
"Saya nyaman dengan keputusan yang saya buat. Saya percaya bahwa saya melakukan hal yang benar," sambungnya.
Ia menegaskan bahwa jika selama ini ia hanya mengedepankan keamanan diri sendiri, maka ia tidak akan melakukan pembocoran data rahasia kepada publik dunia.
Ia diketahui mulai membocorkan dokumen rahasia intelijen pada Juni 2013. Ia mengungkapkan sejauh mana kegiatan mata-mata yang dilakuka oleh Badan Keamanan Nasional (NSA). Termasuk di antaranya rekaman telepon pemimpin Amerika Serikat, warga negara asing dan pemimpin politik di seluruh dunia.
Setelah pembocoran yang dilakukannya, pemerintah Amerika Serikat kemudian mengenakan Snowden dengan tuduhan spionase dan pencurian dokumen rahasia negara.
Ia pun melarikan diri hingga mendapatkan suaka di Rusia setelah perjuangan panjang.
Snowden saat ini dicari oleh pemerintah Amerika Serikat untuk pengkhianatan dan menghadapi ancaman 30 tahun penjara.
Di sisi lain, bagi sejumlah pihak, ia merupakan seorang pahlawan karena melakukan tindakan yang secara moral dapat dibenarkan dan memberikan manfaat publik.
[mel]