China Keluhkan Percakapan Telepon Trump Dengan Pemimpin Taiwan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 03 Desember 2016, 18:07 WIB
China Keluhkan Percakapan Telepon Trump Dengan Pemimpin Taiwan
Trump di sampul depan harian di China/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Kementerian Luar Negeri China mengajukan keluhan kepada Amerika Serikat setelah presiden terpilih Donald Trump melakukan percakapan dengan pemimpin Taiwan melalui sambungan telepon.

China diketahui sensitif terhadap segala sesuatu yang terkait dengan Taiwan. Pasalnya, bagi China, Taiwan merupakan provinsinya yang memisahkan diri,

Amerika Serikat sendiri telah memberlakukan kebijakan sejak tahun 1979 untuk memotong semu hubungan resmi dengan Taiwan.

Namun tim transisi Trump akhir pekan ini mengatakan bahwa Trump telah menggelar pembicaraan dengan pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen terkait sejumlah isu, termasuk ekonomi, politik dan keamanan melalui sambungan telepon.

Dalam kicauannya di Twitter, Trump menyebut bahwa Tsai meleneponnya untuk menyampaikan ucapan selamat atas kemenangannya dalam pemilu AS.

Menurut keterangan tim transisi Trump, Trump juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Tsai Januari lalu.

Ini adalah hal yang tidak biasa yang dilakukan oleh presiden Amerika Serikat terpilih untuk berbincang dengan pemimpin Taiwan secara langsung.

China keberatan dengan hal itu dan mengajukan keluhan resmi kepada Amerika Serikat.

Dimuat BBC, China mendesak Amerika Serikat untuk lebih berhati-hati dengan masalah Taiwan untuk menghindari gangguan yang tidak perlu.

Namun demikian, menurut keterangan Gedung Putih, langkah Trump itu tidak menunjukkan tanda perubahan apapun dalam kebijakan Amerika Serikat. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA