Berbincang Empat Menit, Obama Desak Putin Berupaya Lebih Akhiri Konflik Suriah Dan Ukraina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 21 November 2016, 16:26 WIB
Berbincang Empat Menit, Obama Desak Putin Berupaya Lebih Akhiri Konflik Suriah Dan Ukraina
Putin dan Obama Di Sela KTT Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik/The Guardian
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Amerika Serikat Barack Obama mendesak Rusia upaya lebih besar untuk mengakhiri kekerasan di Suriah.

Hal itu ia sampaikan dalam perbincangan singkat dengan Presiden Rusia Vladmir Putin di sela KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di peru akhir pekan kemarin. Itu adalah pertemuan terakhir mereka sebelum Obama meninggalkan Gedung Putih.

Ini adalah kali pertama mereka bertemu sejak pemilik Presiden Amerika Serikat yang memunculkan Donald Trump sebagai pemenang.

"Pada Suriah, Presiden mencatat perlunya Sekretaris (John) Kerry dan Menteri Luar Negeri (Sergei) Lavrov untuk terus mengejar inisiatif, bersama-sama dengan masyarakat internasional yang lebih luas, untuk mengurangi kekerasan dan meringankan penderitaan rakyat Suriah," kata pejabat Gedung putih.

Dalam perbincangan selama empat menit tersebut, Obama juga mendesak Rusia untuk menegakkan komitmen terkait dengan perjanjian damai Minsk yang bertujuan mengakhiri konflik di timur Ukraina.

"Presiden mendesak Presiden Putin untuk menegakkan komitmen Rusia dalam perjanjian Minsk, menggarisbawahi komitmen mitra kami kedaulatan Ukraina," kata pejabat tersebut. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA