RS Anak Di Daerah Terkepung Aleppo Diduga Diserang Gas Klorin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 19 November 2016, 23:40 WIB
RS Anak Di Daerah Terkepung Aleppo Diduga Diserang Gas Klorin
Ilustrasi kerusakan di Suriah/Net
Kecil Besar
rmol news logo Satu-satunya rumah sakit anak di wilayah terkepung militan di Aleppo Suriah diduga diserang dengan gas klorin dalam serangan Kamis (17/11) lalu.

Rumah sakit tersebut diketahui hampir sepenuhnya rusak setelah diserang oleh tentara Suriah. Analisa terbaru menemukan bahwa selain bom, rumah sakit juga diserang dengan gas klorin.

Staf rumah sakit segera mengevakuasi bayi dalam inkubator dan pasien anak
lainnya ke tempat yang lebih aman karena kesulitan bernapas akibat terpapar gas klorin.

"Kita sedang memindahkan rumah sakit anak karena telah diserang dua kali pada minggu ini," kata Asosiasi Dokter Independen (IDA) dalam sebuah pernyataan.

Pihak IDA meyakini bahwa bom yang dijatuhkan disertai dengan rudal vakum.

Dokter dan perawat menggunakan digunakan obor dan ponsel mereka bergegas untuk mengumpulkan bayi dari inkubator mereka, membungkus mereka dalam selimut dan membawa mereka ke kantor basement, di mana mereka berbaris bersama-sama untuk membuat kehangatan ekstra.

14 bayi dilarikan ke lokasi lain untuk penanganan lebih intensif.

"Ketika kami melaju dengan ambulans, pesawat-pesawat tempur menembakkan dan artileri menembaki," kata salah seorang dokter anak yang melakukan penanganan seperti dikabarkan The Guardian. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA