AS Akan Ambil Sebagian Pencari Suaka Australia Di Papua New Guinea Dan Nauru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 13 November 2016, 15:45 WIB
AS Akan Ambil Sebagian Pencari Suaka Australia Di Papua New Guinea Dan Nauru
Ilustrasi/BBC
Kecil Besar
rmol news logo Australia dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan terkait dengan pemukiman bagi pencari suaka yang ditahan di pusat penahanan lepas pantai Papua New Guinea dan Nauru.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, para migran akan dinilai dan yang paling rentan akan dimukimkan di Amerika Serikat.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan bahwa proses pemukiman kembali akan dilakukan secara bertahap.

"Otoritas Amerika Serikay akan melakukan penilaian mereka sendiri kepada pengungsi dan memutuskan mana orang yang akan bermukim di AS," katanya.

Ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal berapa banyak pengungsi yang akan direlokasi. Namun menekankan bahwa wanita, anak-anak dan keluarga akan diprioritaskan.

Sejauh ini tercatat ada sekitar 1.200 orang yang ditahan di pusat-pusat suaka di Pulau Manus di Papua New Guinea dan pulau Nauru.

Mereka berada di sana karena kebijakan Australia untuk mengirim para migran yang datang dengan perahu di wilayah lepas pantai tersebut. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA