
Kelompok militan ISIS kabarnya mengirimkan anak-anak muda di garis terdepan dengan sabuk bunuh diri untuk menjadi benteng utama.
Menurut sejumlah saksi di kota Raqqa dan Mosul, serta laporan komisaris tinggi PBB untuk pengungsi, ISIS juga menelantarkan puluhan ribu warga untuk dijadikan perisai manusia saat berada di bawah tekanan militer.
Di Raqqa, para pejuang anak yang telah didoktrin melalui lahitan berbulan-bulan dikirimkan ke daerah-daerah di mana pasukan Kurdi berpotensi menyerang kota.
"Banyak anak-anak ini adalah anak-anak pejuang yang tewas," katanya.
"Mereka telah diprogram seperti robot," tambah laporan tersebut.
Tentara Irak diketahui terus bergerak merebut kembali lahan yang dikuasai oleh ISIS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: