Begitu kata pemimpin tertinggi gereja Katolik Roma Paus Fransiskus di hadapan pemimpin serikat jurnalis nasional Italia pekan ini.
Paus menyebut bahwa menyebarkan desas-desus adalah contoh lain dari terorisme.
"Bagaimana anda bisa membunuh orang dengan lidah anda," kata Paus.
"Ini bahkan lebih benar untuk wartawan karena suara mereka bisa mencapai semua orang dan ini adalah senjata yang sangat kuat," sambungnya.
Paus juga menekankan bahwa media yang stereotip terhadap perbedaan pandangan juga bisa dikatakan destruktif.
The Guardian mengabarkan bahwa di Italia, sejumlah surat kabar sangat dipolitisasi dan secara teratur digunakan untuk mendiskreditkan mereka yang berbeda pandangan politik, kadang-kadang melaporkan rumor tidak berdasar tentang kehidupan pribadi mereka.
Karena itulah Paus menekankan bahwa jurnalis,e tidak boleh digunakan sebagai senjata pemusnah terhadap seseorang ataupun bangsa.
[mel]
BERITA TERKAIT: