Awal pekan ini ia mengunggah sebuah gambar yang menunjukkan sebuah mangkok putih penuh berisi permen Skittles warna-warni.
Dalam gambar itu terdapat tulisan yang dalam bahasa Indonesia berarti "Jika saya memiliki semangkuk Skittles dan saya mengatakan kepada anda bahwa hanya ada tiga yang akan membunuhmu, akankah anda mengambilnya segenggam? Itulah masalah pengungsi Suriah kita".
"Gambar ini mengatakan semuanya. Mari kita mengakhiri agenda politik yang benar," tulis Donald Trump Jr di akun Twitternya.
Kicauan tersebut merujuk pada sikap Trump terkait dengan kebijakan pengungsi. Trump diketahui kerap menggaungkan pemeriksaan ekstrim pada imigran serta larangan masuknya imigran dari negara-negara yang menjadi sarang terorisme, seperti Suriah.
Sedangkan rivalnya, Hillary Clinton justru bersikap sebaliknya. Ia menyerukan peningkatan jumlah pengungsi Suriah di Amerika Serikat.
Kicauan Donald Trump Jr tersebut mendapat perhatian dari banyak pihak di sosial media tersebut.
Di antara yang ikut berkomentar adalah juru bicara kampanye Hillary Clinton, Nick Merrill. Ia menyebut bahwa kicauan tersebut menjijikan.
Sedangkan Musisi ternama John Legend menulis penentangannya antas komenteri Trump Jr.
"Ada kemungkinan kecil bahwa siapa pun bisa menjadi seorang pembunuh Singkirkan semua orang sekarang!" kicaunya.
Kritik serupa juga datang dari mantan penulis pidato Barack Obama, Jon Favreau. Ia memposting foto seorang anak kecil yang terluka akibat serangan bom di Aleppo.
"Hei @DonaldJTrumpJr, ini adalah salah satu dari jutaan anak-anak yang Anda dibandingkan dengan Skittle beracun hari ini," tulis Jon Favreau.
[mel]
BERITA TERKAIT: