Menurut keterangan pejabat penegak hukum setempat seperti dimuat
The Guardian awal pekan ini, bom yang mengguncang kawasan Chelsea Manhattan mengandung residu dari bahan peledak yang sering digunakan untuk latihan sasaran.
Bom yang melukai 29 orang dibuat dengan pressure cooker, ponsel flip, lampu Natal dan dikemas dengan pecahan peluru.
Konstruksi bahan yang sama ditemukan di empat blok dari lokasi ledakan pertama dan berhasil diamankan sebelum sempat meledak.
Otoritas setempat menyebut aksi tersebut sebagai tindakan teror, namun demikian belum ada motif atau tersangka yang telah diidentifikai sejauh ini.
Tapi kabar lain dari
ABC News menyebutkan bahwa lima orang telah diamankan pada Minggu malam (18/9) terkait dengan ledakan tersebut. Belum ada laporan lebih lanjut soal hal tersebut.
Gubernur New York Andrew Cuomo menyebut bahwa sejauh ini belum ditemukan adanya kaitan antara bom Manhattan dengan terorisme internasional.
Bom pressure cooker buatan sendiri juga pernah digunakan dalam serangan Boston Marathon pada 2013 yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 260 lainnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: