Pasca Brexit, Pengusaha Sektoral Ragu Buka Lowongan Pekerja Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 13 September 2016, 11:49 WIB
Pasca Brexit, Pengusaha Sektoral Ragu Buka Lowongan Pekerja Baru
Inggris/Net
Kecil Besar
rmol news logo Enam dari sembilan pengusaha sektoral merasa kurang optimis untuk membuka lowongan pekerjaan baru pasca Brexit.

Begitu hasil survei terbaru yang dirilis oleh Outlook Survey Tenaga Kerja.

Dalam survei tersebut ditemukan bahwa pengusaha di bidang jasa keuangan, konstruksi dan utilitas mengalami penurunan kepercayaan diri, terutama bila harus merekrut pegawai baru.

Survei tersebut mengajukan pertanyaan kepada sekitar 21 ribu pekerja Inggris soal apakah mereka berencana untuk merekrut lebih banyak pekerja atau memangkas pekerja di tiga bulan terakhir di tahun ini.

Survei tersebut dilakukan tak lama pasca referendum soal hengkangnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit diputuskan hasilnya.

Menurut direktur lembara survei tersebut, Inggris saat ini sedang memasuki fase baru ketidakpastian ekonomi berkepanjangan setelah Brexit.

"Banyak operasi keuangan di Kota London tergantung pada paspor perbankan Uni Eropa dan jatuhnya mempekerjakan niat bisa mencerminkan pesimisme atas masa depan perjanjian ini," katanya.

"Masa depan kebebasan bergerak di seluruh Uni Eropa menjadi perhatian khusus. Karena bisnis Inggris bergantung pada bakat Eropa untuk membantu mengisi kesenjangan keterampilan, kami mendesak pemerintah untuk memprioritaskan menjaga pergerakan bebas orang di seluruh Uni Eropa selama negosiasi nya," sambungnya. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA