Dalam bocoran laporan rahasia Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ditemukan bahwa Iran telah membatasi stok zat yang dapat digunakan untuk membuat senjata atom.
Tidak ada satu pun poin dalam kesepakatan yang dilanggar oleh Iran.
"Sepanjang periode pelaporan, Iran memiliki tidak lebih dari 130 metrik ton air berat, total uranium Iran (hingga 3,67 persen kemurnian) stockpile tidak melebihi 300 kg," kata laporan itu, mengutip batas kesepakatan nuklir di dua zat tersebut seperti dimuat Reuters (Jumat, 9/9).
Diketahui bahwa Iran dan enam negara kekuatan dunia yakni Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, Tiongkok, dan Rusia atau yang dikenal juga dengan istilah P5+1 menjalin kesepakatan nuklir pada 2015 lalu.
Berdasarkan kesepakatan itu, Iran akan mengurangi kapasitas pengayaan uranium. Sebagai balasannya, Iran akan mendapatkan imbalan berupa pencabutan sanksi.
[mel]
BERITA TERKAIT: