
Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump menuduh rivalnya, Hillary Clinton menjadi sosok yang fanatik untuk pemilih minoritas.
Dalam kampanye terbarunya di Mississippi, Trump menyebut bahwa Hillary hanya melihat orang kulit berwarna hanya sebagai pemilih dan bukan manusia yang bisa membangun masa depan yang lebih baik.
Ia menyebut bahwa Hillary telah mengambil keuntungan dari masyarakat Afrika-Amerika.
"Ia (Hillary) tidak peduli dengan kebijakan-kebijakan yang telah dijalankan masyarakat Anda. Ia tidak punya penyesalan," kata Trump.
"Dia tidak akan melakukan apa-apa untuk Hispanik dan Afrika-Amerika," tegasnya.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump mengangkat masyarakat Afrika-Amerika dalam kampanyenya. Pasalnya, ia mengantongi dukungan yang rendah dari masyarakat tersebut. Menurut jajak pendapat terbaru, hanya sekitar 2 persen dari pemilih kulit hitam mengatakan mereka akan memilih pengusaha New York tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: