"Fenomena terorisme islam, bukanlah fenomena yang datang ke kita karena pengungsi," kata Merkel dalam sebuah kesempatan di wilayah Mecklenburg-Vorpommern, Jerman pada Rabu (17/8).
Merkel juga menekankan bahwa Islam memiliki ruang di Jerman selama dijalankan bersamaan dengan konstitusi Jerman.
"Kita telah menyatakan dengan jelas bahwa Islam bekerja dan hidup di dasar konstitusi, milik Jerman," tegasnya.
Diketahui bahwa Jerman merupakan salah satu negara yang kebanjiran pengungsi dari Timur Tengah dan sejumlah negara Afrika tahun lalu.
Bersamaan dengan gelombang pengungsi, serangkaian serangan teror dan kekerasan terjadi di Jerman. Tiga di antara serangan dilakukan oleh pengungsi. Dua di antaranya dilakukan oleh kelompok militan ISIS.
Merkel menyebut bahwa ada sekitar 800 warga Jerman yang terbang ke Suriah untuk ikut pelatihan ISIS.
"Kelompok ini lah yang mengkhawatirkan selama bertahun-tahun," tandas Merkel.
[mel]
BERITA TERKAIT: