Ledakan itu terjadi di sebuah alun-alun di dekat kedutaan dan Mahkamah Agung Afghanistan awal pekan ini (Senin, 15/8). Polisi mengatakan ledakan itu disebabkan oleh bom magnet yang melekat pada kendaraan militer.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, meskipun para pejabat Afghanistan menunjuk Taliban sebagai dalang di balik serangan.
Tidak dirilis soal berapa jumlah korban dalam serangan itu.
Namun militan Taliban memang sering menyerang pos pemeriksaan polisi untuk merebut kendaraan, senjata dan amunisi. Mereka telah meningkatkan serangan di berbagai daerah di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir.
Bulan lalu, sebuah laporan PBB mengatakan setidaknya 1.601 warga sipil telah tewas dan 3.565 terluka dalam enam bulan pertama 2016 akibat kekerasan di Afghanistan. [mel]
BERITA TERKAIT: