Penundaan jadwal penerbangan tersebut menyebabkan banyak penumpang terlantar terutama di Amerika Serikat, Jepang, Italia dan Inggris.
Pasalnya, sistem check-in bandara, boarding pass, situs serta aplikasi smartphone maskapai terganggu oleh kegagalan sistem yang terjadi pada Senin (8/8). Gangguan terjadi selama sekitar enam jam.
Selama gangguan, pihak Delta mengatakan bahwa lebih dari 740 penerbangan telah dibatalkan. Namun demikian sistem komputer kembali bekerja normal.
Akibat gangguan tersebut, CEO Delta Ed Bastian menyampaikan permintaan maaf dalam pesan video. Pihak Delta juga menawarkan penumpang pengembalian uang serta voucher senilai 200 dolar AS.
"Tim Delta bekerja sangat keras untuk memulihkan (layanan) dan mendapatkan sistem kembali (operasi) secepat mungkin," katanya.
Gangguan sistem tersebut disebabkan oleh kegagalan listrik di Atlanta, dekat markas Delta.
[mel]
BERITA TERKAIT: