Dalam sebuah video terbaru yang dirilis secara online akhir pekan kemarin, ISIS menyampaikan pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin terkait ancaman tersebut.
"Dengarkan Putin, kami akan datang ke Rusia dan membunuhmu di rumahmu," kata seorang pria yang menggunakan penutup kepala dalam video tersebut seperti dilansir Channel News Asia (Senin, 1/8).
Ia pun menyerukan kepada rekan-rekannya untuk melancarkan serangan di Rusia.
Kendati demikian, belum dapat diverifikasi lebih lanjut soal video tersebut.
Belum jelas mengapa ISIS menargetkan Rusia sebagai sasaran berikutnya. Namun diketahui bahwa Rusia dan Amerika Serikat baru-baru ini menjalin pembicaraan soal kemungkinan meningkatkan kerjasama militer dan intelijen untuk melawan ISIS dan al Qaeda di Suriah. [mel]
BERITA TERKAIT: