
Amerika Serikat menerapkan sanksi baru terhadap Suriah dengan menargetkan jaringan senjata dan keuangan pemerintah Bashar al-Assad.
Departemen Keuangan Amerika Serikat memasukkan delapan orang dan tujuh entitas ke dalam daftar hitam.
Hal itu bertujuan untuk mendepak mereka keluat dari sistem keuangan global.
Di antara deretan entitas yang terkena sanksi adalah perusahaan Suriah Hesco Engineering and Construction.
Selain itu ada juga perusahaan Yona Star International dan T-Rubber yang memasok ke Kementerian Pertahanan Suriah, pasukan udara dan badan militer lainnya.
Sanksi juga diterapkan kepada sejumlah individu dan pelaku bisnis yang terlibat dalam transfer keuangan internasional.
Sejak Maret 2011 lalu diketahui bahwa PBB dan sekutu regionalnya, yakni Arab Saudi, Qatar dan Turki melakukukan proxy war terhadap Suriah.
Konflik tersebut telah menyebabkan lebih dari 470 ribu warga Suriah tewas dan setengah dari populasi negara terlantar.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: