Demikian kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara dan misi Panmunjon sebagaimana disampaikan Korean Committee for Solidarity with the World People seperti keterangannya kepada redaksi (Rabu, 20/7).
Langkah tersebut akan diambil dengan alasan pertahanan diri. Korea Utara merasa perlu mempertahankan kedaulatan dan hak nasional untuk hidup dari apa yang dinilainya sebagai ancaman, yakni pergerakan Amerika Serikat di semenanjung Korea.
Bila langkah tersebut resmi di ambil, maka misi Amerika Serikat di semenanjung Korea-lah yang akan menjadi sasaran utamanya.
Juru bicara dari misi Panmunjon juga menilai bahwa Amerika Serikat melakukan segala upaya untuk menduduki kawasan semenanjung. Sedangkan Korea Selatan dinilai terus mengejar mimpi untuk melakukan unifikasi dengan absorpsi terhadap Korea Utara dengan mengandalkan Amerika Serikat.
Korea Utara sendiri menilai bahwa pergerakan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan baru-baru ini menjadi hambatan terbesar bagi perjuangan seluruh rakyat Korea untuk mencapai reunifikasi nasional dengan cara yang independen dan damai.
Pergerakan militer kedua negara tersebut pula lah yang memberikan pengaruh serius pada perdamaian dan keamanan, bukan hanya di kawasan, tapi juga di seluruh dunia.
[mel]
BERITA TERKAIT: