Curi Data Jet Tempur AS, Hacker China Dibui

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 15 Juli 2016, 12:31 WIB
Curi Data Jet Tempur AS, Hacker China Dibui
f35/net
Kecil Besar
rmol news logo Amerika Serikat menjebloskan seorang hacker asal China ke penjara karena mengambil bagian dalam peretasan rahasia terkait dengan pesawat tempur militer Amerika Serikat.

Hacker yang dipenjara itu adalah Su bin, ia merupakan seorang pengusaha berusia 51 tahun. Ia dijatuhkan hukuman 4 tahun penjara di pengadilan federal Amerika Serikat di Los Angeles, California (Kamis, 15/7).

Su telah mengakui keterlibatannya dalam skema panjang untuk mendapatkan rincian rahasia tentang pesawat tempur F-22 dan F-35 serta pesawat angkut militer Boeing C-17.

Selain kurungan penjara, Su juga harus membayar denda 10 ribu dolar AS.

Warga negara China itu ditangkap di Kanada pada tahun 2014 dan diekstradisi ke Amerika Serikat.

Dalam surat dakwaan, tertanggal Agustus 2014, jaksa menuduh Su menggunakan perusahaannya penerbangan dan kedirgantaraan yang ia jalankan dan berbasis di Kanada untuk menjalankan peretasan untuk mencuri data.

Ia pun melakukan perjalanan ke Amerika Serikat setidaknya 10 kali antara tahun 2008 dan 2014 dan mengaku mengirim email ke rekannya yang berbasis di China.

"Su dibantu para hacker militer China dalam upaya mereka untuk secara ilegal mengakses dan mencuri desain untuk pesawat militer mutakhir yang sangat diperlukan untuk pertahanan nasional kita," kata John Carlin, asisten jaksa agung untuk keamanan nasional seperti dimuat Press TV. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA