Presiden Perancis Pastikan Tak Perpanjang Status Darurat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 15 Juli 2016, 11:03 WIB
Presiden Perancis Pastikan Tak Perpanjang Status Darurat
francois hollande/net
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Perancis Francois Hollande memastikan bahwa perancis tidak akan memperpanjang status darurat, menyusul tragedi serangan truk di kota Nice.

"Kita tidak bisa memperpanjang status darurat tanpa batas waktu, itu adalah hal yang tidak masuk akal. Itu berarti kita tidak lagi menjadi republik dengan aturan hukum yang diterapkan dalam segala situasi," kata Hollande seperti dimuat Press TV (15/7).

Diketahui bahwa Perancis menerapkan status darurat sejak November tahun lalu. Tepatnya pasca serangan teror mematikan terjadi di ibukota, Paris. Serangan yang dilakukan oleh kelompok militan ISIS itu menewaskan 130 orang dan melukai sekitar 350 lainnya.

Status darurat itu sendiri akan berakhir pada 26 Juli mendatang.

Sebelum status darurat berakhir, Perancis kembali diterpa musibah dengan serangan truk. Sebuah truk besar menghantam kerumunan orang di kota Nice pada Kamis (14/7). Akibatnya, hampir 80 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Otoritas setempat menyebut bahwa serangan tersebut sengaja dilakukan dan sang sopir pun telah diamankan untuk investigasi lebih lanjut. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA