Pemungutan Suara Tentang Pernikahan Sesama Jenis Australia Tak Telan Biaya Murah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 14 Maret 2016, 16:19 WIB
Pemungutan Suara Tentang Pernikahan Sesama Jenis Australia Tak Telan Biaya Murah
ilustrasi/net
Kecil Besar
rmol news logo Pemungutan suara terkait dengan pernikahan sesama jenis di Australia diperkirakan akan menelan anggaran hingga 525 juta dolar Australia.

Pemerintah Australia diketahui akan menggelar pemungutan suara tidak mengikat untuk menentukan apakah akan mengizinkan pernikahan sesama jenis atau tidak.

Kendati belum diketahui dengan pasti kapan pemungutan suara tersebut akan digelar, namun Komisi Pemilihan Australia telah memperkirakan bahwa biaya akan mencapai 158 juta dolar Australia.

Akan tetapi, penelitian yang dilakukan oleh kantor akuntan PwC mengatakan, angka itu terlalu rendah. Pasalnya pemerintah tidak memperhitungkan biaya lainnya yang merupakan imbas dari pemungutan suara tersebut.

PwC dalam laporan terbaru memperkirakan bahwa pemungutan suara tersebut akan membuat Australia kehilangan produktivitas sekitar 280 juta dolar Australia.

Dampaknya akan berimbas pada kesehatan mental dan kesejahteraan warga negara Australia yang menelan biaya ekonomi sebesar 20 juta dolar Australia.

Bukan hanya itu, PwC juga memprediksi anggaran yang akan hilang bila ada kampanye untuk menentang pemungutan suara tersebut. Diprediksi biaya tersebut mencapai 66 juta dolar Australia.

"Biaya nyata untuk pemerintah, ekonomi dan anggota masyarakat untuk mengadakan pemungutan suara lebih tinggi tiga kali lipat dari angka yang sering dikutip," kata CEO PwC Australia Luke Sayers dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC (Senin, 14/3).

Penelitian PwC juga mengatakan bahwa jika sebuah jajak pendapat publik dilakukan sebelum pemungutan suara digelar, maka akan bisa menelan biaya 113 dolar Australia.

Rencana pemungutan suara terkait kaum gay tersebut dilakukan menyusul janji Perdana Menteri Malcolm Turnbull setelah menggantikan Tony abbott tahun lalu. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA