Unit Khusus tersebut dibuat menyusul perpecahan yang terjadi di tubuh kelompok Yakuza Yamaguchi-gumi tahun lalu menyusul pembelotan yang dilakukan oleh sejumlah pempimpin top kelompok tersebut. Mereka pun kemudian membentuk kelompok Yakuza saingan.
Perpecahan dalam kelompok Yakuza terbesar di Jepang itu, telah mendorong potensi terjadinya pertumpahan darah antar geng seperti yang terjadi antara tahun 1980an.
Sejak akhir tahun lalu, polisi pun melakukan serangkaian penggerebeklkan dan penangkapan terkait sejumlah kekerasan yang berkaitan dengan perpecahan tersebut.
Awal pekan ini, dikabarkan
AFP, Badan Kepolisian Nasional menyatakan bahwa kedua kelompok berada dalam keadaan perang terhadap satu sama lain dan telah mendirikan markas khusus untuk mengintensifkan perang.
Hal itulah yang melatarbelakang polisi untuk membentuk unit khusus yang menangani masalah tersebut.
Serupa dengan Mafia di Italia dan Triad di China, Yakuza Jepang terlibat dalam sejumlah kejahatan terorganisir seperti judi, narkoba dan prostitusi serta kejahatan kerah putih.
Tapi secara keseluruhan Jepang dikenal sebagai masyarakat yang damai dan tingkat kejahatan rendah, sementara undang-undang kontrol senjata api yang ketat membuat kekerasan senjata sangat langka.
[mel]
BERITA TERKAIT: