Keputusan yang diambil pekan ini menyatakan bahwa sanksi ekonomi dan keuangan yang dikenakan terhadap Moskow terkait keterlibatannya dalam krisis Ukraina akan tetap diberlakukan hingga 6 Maret 2017 mendatang.
Menurut keterangan yang dirilis Gedung Putih seperti dimuat
Press TV (Kamis, 3/3), keputusan itu diambil menyusul sikap Rusia yang terus menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
"Saya menemukan bahwa tindakan dan kebijakan dari Pemerintah Federasi Rusia sehubungan dengan Ukraina melemahkan proses demokrasi dan lembaga-lembaga di Ukraina, mengancam perdamaian, keamanan, stabilitas, kedaulatan, dan integritas teritorial dan berkontribusi terhadap penyalahgunaan aset," kata Obama dalam keterangan tersebut.
Langkah Amerika Serikat itu menuai kritik dari Rusia. Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov menyebut bahwa pihaknya menyesalkan keputusan tersebut.
Sanksi itu awalnya diperkenalkan terhadap Moskow pada Maret 2014, setelah Krimea memutuskan untuk bergabung dengan Rusia. Langkah ini mendorong Amerika Serikat untuk menekan sanksi terhadap sektor energi dan keuangan Rusia.
Langkah tersebut diikuti oleh Uni Eropa yang juga memperkenalkan set sanksi yang menargetkan sejumlah politisi dan pengusaha Rusia, serta perusahaan militer dan minyak.
[mel]
BERITA TERKAIT: