Dua diplomat senior kepada
The Guardian (Kamis, 25/2) mengatakan bahwa China dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan terkait dengan naskah resolusi baru. Dua pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB itu diketahui telah melakukan negosiasi pada rancangan resolusi selama tujuh minggu terakhir, setelah uji coba nuklir keempat Korea Utara pada tanggal 6 Januari lalu.
"Ini adalah substantif, panjang, penuh rancangan yang saya harap akan diadopsi dalam beberapa hari mendatang," kata seorang diplomat dewan senior.
Namun demikian tidak dijelaskan lebih lanjut soal rancangan resolusi sanksi untuk Korea Utara tersebut.
Korea Utara diketahui telah berada di bawah sanksi PBB sejak tahun 2006 lalu karena melakukan uji coba nuklir dan sejumlah peluncuran roket. Selain embargo senjata, PBB juga melarang Korea Utara mengimpor serta mengekspor teknologi nuklir dan rudal serta barang-barang mewah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: