Jelang masa akhir jabatan Martelly, parlemen Haiti membuat kesepakatan yang bertujuan untuk mencegah negara berada dalam kondisi kekosongan kekuasaan langsung.
Di bawah kesepakatan baru itu, parlemen akan memilih presiden sementara dan membangun pemerintahan transisi selama empat bulan.
Pemilihan presiden akan dilakukan pada 24 April mendatang dan presiden baru akan disumpah pada tanggal 14 Mei.
Belum adanya penggantu Martelly dikarenakan hasil pemilihan presiden lalu dibatalkan karena tuduhan kekerasan dan penipuan. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: