Dalam pidato yang disampaikannya di Westminster Methodist Hall pekan ini, Ban menyebut bahwa PBB harus lebih bisa meningkatkan kinerja dalam hal pencegahan konflik serta mempromosikan upaya perdamaian.
Ia menekankan bahwa argumen tersebut sering digunakan oleh mereka yang percaya bahwa wanita akan bisa lebih baik menjalankan kemudi PBB untuk melakukan pendekatan semacam itu.
Ban juga mengaku bangga atas perannya sendiri dalam membawa lebih banyak perempuan ke badan PBB. Secara pribadi ia telah menunjuk sekitar 50 hingg 60 perempuan untuk posisi penting dalam organisasi tersebut.
Ia juga menggarisbawahi bahwa timnya telah memiliki pembagian yang rata 50:50 atas kesetaraan gender.
Namun demikian ia mengakui bahwa di PBB itu sendiri hanya ada 25 persen peran senior yang diisi oleh perempuan. Selain itu hanya ada 7 dari 44 perwakilan khusus PBB adalah perempuan.
Ban sendiri diperkirakan akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 31 Desember mendatang. Saat ini belum ada nama-nama yang bermunculan ke publik soal siapa pengganti potensial Ban.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: