Panel PBB: Presiden Sudan Selatan Harus Tanggung Jawab Soal Konflik Sipil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 29 Januari 2016, 15:58 WIB
Panel PBB: Presiden Sudan Selatan Harus Tanggung Jawab Soal Konflik Sipil
salva kiir/net
rmol news logo Presiden Sudan Selatan Salva Kiir harus bertanggung jawab atas kejahatan yang terjadi dalam perang sipil selama dua tahun di negara yang baru merdeka tahun 2011 lalu itu.

Selain itu, Sudan Selatan pun harus mendapatkan embargo senjata.

Begitu isi laporan yang dirilis oleh panel PBB yang bertugas memantau konflik di Sudan Selatan.

Dalam laporan disebutkan bahwa Kiir dan pemimpin pemberontak Riek Machar bertanggungjawab atas konflik yang juga melibatkan aparat keamanan negara serta pembunuhan warga sipil.

Negara kaya minyak tersebut diketahui mengalami konflik sipil pasca memerdekakan diri dari Sudan tahun 2011 lalu.

PBB sendiri telah lama mengancam untuk memberlakukan embargo senjata di Sudan Selatan. Namun salah seorang anggota Dewan Keamanan PBB pemilik hak veto, Rusia enggan untuk mendukungnya.

Sedangkan menurut laporan PBB tahun lalu, ditemukan bahwa China menjual senjata serta amnunisi ke Sudan Selatan pada tahun 2014. Namun China telah menghentikan penjualan tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA