Dikabarkan media lokal Taiwan seperti dilansir BBC,sebagian besar korban tewas akibat hipotermia dan penyakit jantung menyusul penurunan suhu yang mendadak selama akhir pekan.
Umumnya, para korban tewas akibat cuaca dingin ekstrim di Taiwan adalah orang berusia lanjut yang hidup di wilayah bagian utara seperti Taipei, Kaohsiung dan Taoyuan.
Wilayah utara Taiwan merupakan wilayah yang paling parah terkena dampak cuaca ekstrim. Pada hari Minggu kemarin (25/1), suhu pun mendadak turun menjadi 4 derajat celcius.
Pemerintah Taiwan pun telah memperingatkan agar masyarakat, terutama manula untuk menjaga diri dalam keadaan hangat dan tidak keluar rumah. [mel]
BERITA TERKAIT: