Wanita berusia 59 tahun itu, dalam pidato kemenangannya akhir pekan ini bersumpah untuk bekerjasama dengan partai-partai politik lain. Ia pun menekankan sikapnya untuk melestarikan status quo dalam hubungan dengan China.
"Saya juga ingin menekankan bahwa kedua sisi Selat Taiwan memiliki tanggungjawab untuk menemukan cara-cara yang dapat diterima bersama dalam interaksi yang didasarkan pada martabat dan prinsip timbal balik," kata Tsai seperti dimuat
BBC.
Di hadapan pendukungan, Tsai juga menegaskan bahwa Beijing harus menghormati demokrasi Taiwan. Selain itu, kehendak rakyat Taiwan akan menjadi dasar dalam hubungan dengan China.
"Setiap bentuk penindasan akan membahayakan stabilitas hubungan lintas-selat," tegasnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: