Penyelundupan Senjata Ilegal AS-Meksiko Terganjal Ekstradisi Bos Kartel Narkoba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 12 Januari 2016, 12:49 WIB
rmol news logo Upaya memerangi penyelundupan senjata ilegal dari Amerika Serikat ke Meksiko mendapat sandungan dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu terjadi karena kurangnya kerjasama antara pejabat Amerika Serikat dan Meksiko.

Begitu laporan yang dirilis oleh Lembaga Pengawas Federal Amerika Serikat, Government Accountability Office (GAO) pekan ini.

Didalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa lembaga hukum Amerika Serikat tidak menjamin mereka secara efektif untuk bekerjasama memerangi penyelundupan senjata oleh kartel Meksiko.

Salah satu ganjalan yang menghambat kerjasama efektif antara kedua negara adalah karena adanya perselisihan antara Amerika Serikat dan Meksiko terkait dengan eksekusi pimpinan kartel narkoba Meksiko Joaquín "El Chapo" Guzman.

Meksiko menolak mengekstradisi Guzmán ke Amerika Serikat sejak ditangkap tahun 2014 lalu.

Namun pasca ia melarikan diri dan kembali tertangkap awal tahun ini, Meksiko melunak dan memulai proses ekstradisinya.

"Upaya untuk membendung perdagangan senjata api antara Amerika Serikat dan Meksiko menurun sejak pemerintahan Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto mempertimbangkan kerjasama penegakan hukum bilateral," kata laporan itu, mengutip keterangan dari pejabat Amerika Serikat dan Meksiko, seperti dimuat The Guardian. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA