"Untuk segerombolan orang untuk bertemu dan melakukan kejahatan seperti itu, harus telah direncanakan, entah bagaimana," kata Menteri Kehakiman Jerman Heiko Maas pada Minggu (10/1).
"Tidak ada yang bisa memberitahu saya bahwa ini tidak terkoordinasi atau direncanakan," sambungnya seperti dimuat
AFP.
Dengan mengutip laporan dari polisi rahasia, ia menyebut bahwa sejumlah pengungsi asal Afrika Utara menggunakan jaringan sosial untuk mengajak berkumpul di Cologne pada malam tahun baru.
Mereka bukan hanya berasal dari Cologne, tapi juga dari Belgia dan Perancis.
Kepolisian Cologne sendiri mencatat ada setidaknya 379 laporan kasus kekerasan seksual dan perampokan pada malam tahun baru.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: