Upacara mengheningkan cipta itu digelar di Place de la Republique, Paris dengan dihadiri oleh Presiden Perancis Francois Hollande dan Walikota Paris Anne Hidalgo. Keduanya juga secara simbolis meletakkan karangan bunga di patung Marianne yang merupakan simbol Republik Perancis.
Dalam kesempatan itu, Hollande dan Hidalgo juga meresmikan plakat logam di bawah sebuah pohon ek yang baru ditanam di pusat kota itu. Tertulis di plakat bahwa pohon itu merupakan simbol kesucian para korban teror yang terjadi setahun terakhir. Bukan hanya penembakan di redaksi Charlie Hebdo, tapi juga teror Paris 13 November lalu.
Baik Hollande ataupun Hidalgo sama-sama tidak memberikan pernyataan dalam kesempatan itu. Namun veteran bintang rock Perancis Johnny Hallyday menyanyikan sebuah lagu tentang pawai pada 11 Januari tahun lalu, yang mengundang keluar kerumunan massa di di Paris sejak pembebasan Paris dari Nazi Jerman pada tahun 1944.
Selain itu peringatan itu juga diisi dengan alunan lagu yang dibawakan oleh paduan suara tentara Perancis, Mereka menyenyikan lagu milik penyanyi Belgia Jacques Brel berjudul "Les Prenoms de Paris" (Nama Pertama Paris) dan "Le Temps des Cerises", yakni sebuah lagu yang terkait dengan gerakan komune sosialis Paris pada tahun 1871.
Sementara itu ada juga dua aktor muda yang membacakan pidato yang dibuat oleh penulis abad ke-19 Victor Hugo. Demikian seperti dimuat
Reuters. [mel]
BERITA TERKAIT: