"2016 adalah tahun untuk menghilangkan korupsi, tidak hal-hal seperti korupsi yang dapat diterima," kata Haider dalam pidatonya untuk merayakan hari polisi di ibukota Baghdad pada Sabtu (9/1) seperti dimuat
Press TV.
Pernyataan itu dibuatnya setelah ada kritik dari ulama senior Irak yang mendesak pemerintah untuk mereformasi pemerintahan saat ini dan mengambil langkah-langkah yang lebih serius terhadap korupsi.
Abadi berkuasa pada 2014 berjanji untuk tindakan keras terhadap korupsi. Menanggapi kritik yang dilayakan padanya, ia berjanji untuk memerangi korupsi dan menyiapkan rencana reformasi yang komprehensif.
Baru-baru ini, temuan dari komite parlemen-ad hoc Irak menunjukkan bahwa adanya korupsi di korps perwira merupakan salah satu alasan mengapa militer Irak gagal melawan kemajuan kelompok militan ISIS yang semakin cepat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: