Presiden Sudan Selatan Sepakat Berbagi Kekuasaan Dengan Pemberontak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 08 Januari 2016, 20:10 WIB
Presiden Sudan Selatan Sepakat Berbagi Kekuasaan Dengan Pemberontak
presiden sudan selatan salva kiir/net
rmol news logo Presiden Sudan Selatan Salva Kiir mengambil langkah baru untuk melanjutkan perjanjian damai yang mandek dengan kelompok pemberontak. Ia memutuskan untuk berbagi kekuasaan dengan pemberontak.

Keputusan itu disampaikan dalam sebuah pengumuman yang disiarkan di radio pemerintah seperti dikutip Press TV (Jumat, 8/1).

Dalam pengumuman disebutkan bahwa Kiir akan menunjuk 50 individu untuk duduk di kursi parlemen transisi yang akan segera dibuat. Pembentukan parlemen transisi itu sendiri sejalan dengan isi perjanjian damai yang dibuat pada Agustus 2015 lalu.

Kelompok oposisi yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Riek Machar itu sendiri telah mempersiapkan tokoh-tokoh untuk maju ke parlemen transisi itu.

Selain itu, Kiir juga sepakat untuk berbagi pos kementerian dengan kelompok pemberontak. Kubu Kiir akan menduduki 16 pos kementerian, di antaranya adalah kementerian pertahanan, kemanan nasional, keuangan dan hukum.

Sedangkan ada 10 pos kementerian yang akan diduduki oleh kelompok pemberontak, termasuk di antaranya kementerian minyak dan hubungan kemanusiaan.

Hal lain yang juga akan diimplementasikan dari kesepakatan itu adalah, Machar akan diizinkan kembali ke ibukota dan kembali mengemban jabatan sebagai wakil presiden.

Namun belum jelas kapan tanggal pasti implementasi hal tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA