Hubungan antara Arab Saudi dan Iran diketahui memanas sejak eksekusi mati tokoh ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr yang dilakukan oleh Arab Saudi akhir pekan lalu.
Hal itu disusul dengan penyerangan di Kedutaan Besar Arab Saudi di Teheran. Kejadian itu menjadi pemicu pemutusan hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Iran serta sejumlah negara Timur Tengah lainnya.
Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al-Jaafari mengajukan usulan mediasi dalam konferensi pernya di Teheran. Ia juga menyebut bahwa eksekusi mati ulama Syiah itu merupakan bentuk kejahatan.
"Tanggung jawab ini telah diberikan kepada kita dan kita telah aktif dari saat-saat awal untuk mengurangi ketegangan demi mencegah bencana yang terjadi dan dapat mempengaruhi seluruh wilayah," katanya dalam konferensi pers yang sama dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Rabu (7/1) seperti dimuat
ABC News.
Namun demikian belum ada tanggapan lebih lanjut atas usulan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: