Siaga Topan, 1.532 Penumpang Terdampat di Pelabuhan Cebu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 14 Desember 2015, 14:47 WIB
Siaga Topan, 1.532 Penumpang Terdampat di Pelabuhan Cebu
ilustrasi/net
rmol news logo Setidaknya 1.532 penumpang terdampar di pelabuhan kota Cebu setelah Guard Station Cebu Coast melarang perjalanan laut sementara waktu karena khawatir akan datangnya topan Melor.

Dikabarkan AFP, Guard Station Cebu Coast menrapkan larangan perjalanan antara Visayas Timur dan Manila sejak Minggu lalu karena dikhawatirkan terkena dampak dari topan kategori tiga yang diprediksi akan datang sore ini (Senin, 14/12).

Topan Melor atau yang dalam bahasa lokal dikenal dengan sebutan topan Nona bergerak ke 400 kilometer ke arah wilayah Catarman, Filipina. Kecepatan angin maksimum yang dibawa oleh topan tersebut adalah 170 kilometer per jam. Topan itu membawa serta angin dan hujan lebat yang berpotenci memicu terjadinya banjir dan tanah longsor.

Demi mencegah jatuhnya korban jiwa, pemerintah Filipina menutup sementara sekolah dan perkantoran serta membagi sejumlah wilayah sebagai wilayah yang siaga satu dan siaga dua. Dengan demikian upaya evakuasi pun bisa dilakukan dengan lebih terorganisasi. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA