Amerika Serikat yang diketahui merupakan pimpinan Dewan Keamanan PBB bulan ini mengatakan bahwa pertemuan tersebut akan digelar pada Kamis (10/12).
Pertemuan tersebut didukung oleh sembilan dari 15 negara anggota dewan, yakni Chile, Perancis, Yordania, Lithuania, Malaysia, Selandia Baru, Spanyol, Inggris dan Amerika Serikat. Namun China dan Rusia secara tegas menentang rencana pertemuan tersebut.
"China menginformasikan kepada anggota dewan bahwa Dewan Keamanan tidak ada urusan dengan masalah HAM, harusnya melihat masalah perdamaian dan keamanan internasional," kata salah seorang diplomat seperti dimuat
Reuters (Senin, 7/12).
Sementara itu Rusia menyebut alasan menentang pertemuan itu adalah karena masalah prosedural. Rusia menyabut bahwa Amerika Serikat tidak mengangkat isu tersebut selama diskusi formal pekan lalu terkait dengan program dewan kerja untuk Desember.
[mel]
BERITA TERKAIT: