Obama: Lawan Terorisme Tak Berarti Perang Amerika Vs Islam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 07 Desember 2015, 10:52 WIB
Obama: Lawan Terorisme Tak Berarti Perang Amerika Vs Islam
presiden obama/net
rmol news logo Presiden Amerika Serikat Barack Obama menekankan bahwa upaya negeri Paman Sam mengatasi ancaman terorisme bukanlah perang antara Amerika dan Islam.

"Bila kita ingin berhasil melawan terorisme, kita harus meminta komunitas Muslim sebagai bagaian dari sekutu terkuat kita dan bukan mendorong mereka dengan kecurigaan dan kebencian," kata Obama dalam pidatonya di kantornya, Oval Office seperti dimuat BBC (Senin, 7/12).

Obama mengingatkan bahwa Muslim Amerika juga merupakan dari masyarakat Amerika Serikat.

"Ya, mereka (Muslim Amerika) adalah pria dan wanita yang juga bersedia mati untuk membela negara kita. Kita harus mengingat hal itu," tegas Obama.

Ia pun menyebut, berbalik melawan komunitas Muslim Amerika justru merupakan hal yang diingini oleh kelompok ekstrimis seperti ISIS.

Selain itu ia menyebut bahwa Amerika Serikat akan memanfaatkan setiap aspek kekuatan yang dimiliki oleh Amerika Serikat untuk memerangi terorisme dan juga ISIS.

"Militer kami akan terus memburu komplotan teroris di negara manapun yang diperlukan," tegasnya.

Pidato yang disampaikan Obama tersebut disampaikan terkait dengan kasus penembakan di San Bernardino yang menewaskan 14 orang. Obama menyebut kasus tersebut merupakan tindak terorisme.

Kasus penembakan di San Bernardino sendiri dilakukan oleh pasangan menikah Syed Rizwan Farook (28) dan istrinya, Tashfeen Malik (29). Keduanya tewas terkena timah panas polisi.

Tak lama setelah penembakan, kelompok militan ISIS dalam siaran radio mengklaim bahwa pasangan tersebut merupakan pendukung ISIS. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA