Serangan-serangan tersebut tak lain menargetkan basis kelompok militan ISIS.
Menurut keterangan badan monitoring Suriah, Syrian Observatory, serangan yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat yang dilakukan akhir pekan kemarin berhasil menewaskan setidaknya 32 orang militan ISIS dan melukai 40 orang lainnya di wilayah Raqqa Suriah.
Sementara itu di hari yang sama, serangan udara juga dilakukan oleh Rusia yang melepaskan setidaknya 45 serangan di pusat kota Palmyra, kota yang juga dikuasai ISIS. Belum jelas berapa korban tewas akibat serangan tersebut.
Rusia diketahui melancarkan kampanye melawan ISIS secara terpisah dari koalisi pimpinan Amerika Serikat pada 30 September lalu. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung sekutu Presiden Bashar al-Assad dalam melawan kelompok ISIS. Demikian seperti dimuat
Reuters.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: