"Tentunya dengan kejadian yang baru saja terjadi di Paris, Perancis, tentunya akan dijadikan diskusi menjadi sangat menarik," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi kepada wartawan di Antalya, Turki, Sabtu (14/11) pukul 22.30 waktu setempat atau Minggu (15/11) pukul 03.30 WIB.
Maksud diskusi akan berjalan menarik, menurut Menlu, karena Presiden Jokowi akan menyampaikan yang intinya pentingnya kerja sama internasional dalam pemberantasan terorisme.
"Semua, saya kira, tidak ada satupun negara di dunia ini yang aman dari ancaman terorisme," tegasnya.
Menurut Menlu, tidak ada cara lain untuk memerangi terorisme selain dengan melalui kerja sama internasional.
"Jadi, itulah yang akan disampaikan utamanya oleh Presiden pada saat acara working dinner dengan topik counter terorrism," papar seperti dilansir dari laman
setkab.go.id.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi mendarat di Antalya, Turki dengan pesawat kepresidenan, Sabtu (14/11) pukul 20.00 waktu setempat atau Minggu (15/11) pukul 01.00 WIB. Satu jam kemudian, Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Hotel IC Santai, Antalya, Turki dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso.
[rus]