ISIS Penggal Kepala Arkeolog Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 20 Agustus 2015, 01:17 WIB
ISIS Penggal Kepala Arkeolog Suriah
Khaled Asaad/net
rmol news logo Seorang arkeolog terkemuka asal Suriah, Khaled Asaad, yang telah mendedikasikan hidupnya menjaga dan melestarikan benda antik peninggalan peradaban Romawi di Palmyra dilaporkan telah dibunuh oleh kelompok militan ISIS.

Pembunuhan umur 81 tahun Khaled Asaad ini adalah kekejaman terbaru yang dilakukan oleh kelompok militan. Khaled Asaad sebagai Kepala Urusan Benda Antik telah menghabiskan lebih dari 50 tahun bekerja di kawasan Palmyra.

"Bayangkan saja seorang sarjana yang memberikan layanan yang mengesankan seperti soal tempat bersejarah, dipenggal dan jasadnya masih digantung di salah satu lokasi di alun-alun Palmyra," ujar Abdulkarim seperti dilansir The Guardian, Rabu (19/8).

"Kehadiran kelompok tersebut di kota ini adalah kutukan dan pertanda buruk bagi (Palmyra) dan setiap sudut serta setiap bagian arkeologi di dalamnya," lanjutnya.

Menurut Abdulkarim, Asaad dikenal denga beberapa karya ilmiahnya yang diterbitkan dalam jurnal arkeologi internasional di Palmyra. Dimana pada zaman kuno, kota ini dikenal sebagai pusat perdagangan yang penting di sepanjang jalan sutra. Dia juga bekerja selama beberapa dekade dengan AS, Perancis, Jerman dan Swiss.

Kantor berita Sana mengatakan dia telah menemukan beberapa kuburan kuno, gua dan Pemakaman Bizantium di Taman Museum Palmyra.

"Al-Asaad adalah sebuah harta untuk Suriah dan dunia," kata menantunya, Khalil Hariri, kepada Associated Press.  "Mengapa mereka membunuh dia?" tukasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA