Dalam sebuah pernyataan, WHO menyebut telah mengirimkan 46,4 ton bantuan termasuk paket bantuan trauma, obat-obatan untuk mengobati malaria dan penyakit diare, serta penyediaan air dan sanitasi bagi lebih dari 84 ribu orang. Paket bantuan itu dikirim dalam enam truk konvoi PBB.
"Akses ke perawatan kesehatan di Aden sangat terbatas karena pertempuran terus-menerus dan sebagian besar dari 31 fasilitas kesehatan pemeirntah tidak berfungsi," kata WHO seperti dimuat
Reuters.
Konflik di Yaman diketahui telah menelan lebih dari tiga ribu jiwa sejak akhir Maret tahun ini. Konflik tersebut terjadi antara kelompok pemberontak Syiah Houthi dan pasukan yang setia kepada Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.
PBB mengatakan, tak kurang dari 21 juta orang membutuhkan bantuan. Jumlah tersebut sekitar 80 persen dari populasi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: