Begitu isi laporan yang dikeluarkan oleh pemerintah Israel terkait dengan perang di Gaza tahun 2014.
Dalam laporan itu, disebutkan bahwa langkah agresi Israel ke Gaza dalam perang 50 hari pertengahan tahun lalu merupakan upaya subtansial untuk menghindari kematian lebih banyak warga sipil. Israel berdalih, Hamas melakukan lebih banyak kejahatan terhadap warga sipil di Gaza.
"Membahayakan penduduk sipil, terjadi sebagai akibat efek insidental aksi militer di sekitar warga sipil dan lingkungan mereka," kata laporan tersebut seperti dimuat
BBC (Senin, 15/6).
Laporan yang sama juga menyebut bahwa Israel tidak bermaksud merenggut banyak korban jiwa dalam konflik yang terjadi sejak Juli hingga akhir Agustus 2014. Selama periode tersebut, merujuk pada catatan PBB, ada setidaknya 2.189 warga Palestina tewas, termasuk lebih dari 1.486 di antaranya adalah warga sipil.
"Israel tidak berniat, dan sangat menyayangkan, kerugian yang disebabkan untuk penduduk sipil Palestina dan sekitarnya selama konflik Gaza 2014," tambah laporan tersebut.
Menanggapi laporan Israel itu, juru bicara Hamas mengatakan bahwa laporan Israel itu tidak berharga.
"Kejahatan perang Israel yang jelas karena mereka melakukannya di depan kamera yang menyala," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri.
[mel]
BERITA TERKAIT: