"Kita siap menjadi kontributor terbesar kedua terkait dengan serangan udara di Iran dan mendukung oposisi Suriah," kata Cameron di sela pertemuan tinggi G7 di Jerman pada Minggu (7/6).
Ia menyebut, Inggris akan mengirimkan 125 penasihat militer baru ke Irak. Sebagian besar di antaranya akan melatih militer Irak untuk menangani improvised explosive device (IED).
"Saya mengumumkan hari ini bahwa kita meningkatkan upaya pelatihan di Irak," tegasnya.
Reuters memuat bahwa para pelatih baru Inggris tersebut akan dikerahkan di sejumlah lokasi strategis di Irak seperti di wilayah Taji, Besmaya dan Al Asad terkait dengan IED. 100 pakar akan melatih soal IED, sedangkan 25 orang lainnya akan fokus untuk melakukan pertolongan pertama, penaganan perlengkapan atau logistik, serta informasi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: