Menurut keterangan yang dikeluarkan oleh juru bicara partai National League for Democracy (NLD) Nyan Win, Suu Kyi akan bertemu dengan Presiden Tiongkok XI Jinping dan Perdana Menteri Li Kegiang Premier pada tanggal 10 hingga 14 Juni mendatang.
Namun demikian, seperti dimuat
Reuters, Tiongkok belum mengkonfirmasi kunjungan Suu Kyi itu.
Perlu diketahui, sejak mengambil alih kekuasaan pada Maret 2011, pemerintah reformis Myanmar telah berusaha untuk mengurangi ketergantungan berat pada Tiongkok yang tumbuh ketika Myanmar dikuasai militer.
Suu Kyi yang memimpil NLD diketahui berhasil memenangkan pemilihan umum pada tahun 1990 lalu. Namun pemerintah militer Myanmar pada saat itu menolak untuk mengakui hasilnya.
Ia kemudian menjadi ikon internasional setelah memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1991 atas upayanya memperjuangkan demokrasi dan menghabiskan sebagian besar dari dua dekade berikutnya dalam tahanan rumah di mana dia terus melawan penguasa militer Myanmar. Ia pun kemudian dibebaskan pada tahun 2010.
[mel]
BERITA TERKAIT: