Otoritas setempat menyebut bahwa kondisi kapal tidak memungkinkan ditemukannya korban selamat. Pasalnya, kapal saat ini telah terbalik sepenuhnya di dalam air dan mengalami penyok besar.
"Dalam situasi di mana prediksi kita tidak ada kesempatan untuk korban selamat, kita mulai bekerja untuk mengembalikan kapal," kata juru bicara Kementerian Transportasi Xu Chengguang seperti dimuat
Reuters.
Lebih dari 200 tim penyelamat yang dibantu oleh militer bekerja sepanjang malam untuk melakukan evakuasi di kapal tersebut.
Mereka melakukan penyelaman di sekitar kapal. Air laut yang keruh turut mempersulit pencarian. Tim juga telah memotong lambung dan mencari korban di setiap kabin kapal.
Kapal tersebut diketahui oleng dan tenggelam pada awal pekan ini akibat terjangan badai. Dari 456 orang di dalam kapal tersebut, hanya 14 orang yang sejauh ini berhasil selamat. Sedangkan korban lainnya masih berupaya untuk dicari.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: