Hal itu disampaikan oleh Lwin saat bertemu dengan Duta Besar Bangladsh di Myanmar (Rabu, 3/6).
Bangladesh sendiri telah sepakat untuk memulai proses pemulangan pada tanggal 7 Juni mendatang.
Sementara
itu juru bicara parlemen Myanmar Shwe Mann menjelaskan, pihaknya telah
mengirimkan surat kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon terkait dengan krisis
pengungsi.
Dalam surat itu disebukan bahwa organisasi nasional
dan internasional harusnya tidak membentuk pemahaman yang salah terkait
dengan Myanmar.
Ia meminta PBB untuk tidak memperburuk
ketegangan komunal dan konflik dalam menangani isu-isu perdagangan dan
orang-orang perahu manusia.
"Mengingat perdamaian dan keamanan
seluruh dunia, termasuk Myanmar, masyarakat internasional perlu
mengadopsi pendekatan obyektif dan tidak memihak," katanya seperti
dimuat
Channel News Asia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: